Senin, 06 Juli 2020

Keefektifan Teknologi Rapid Tes Dalam Mengecek Virus Corona

Penggunaan teknologi rapid test sangat bermanfaat dalam menghadapi wabah corona ini, karena alat rapid test bisa melakukan pengecekan adanya virus tersebut dalam tubuh seseorang. Beberapa istilah memang mendadak viral pada saat wabah corona ini, termasuk rapid tes ini.


Karena alat ini adalah alat yang berfungsi sebagai alat untuk mengecek kondisi tubuh seseorang. Dan pengecekan melalui rapid test ini adalah salah satu dari dua macam cara pengecekan yang diketahui. Masyarakat Indonesia memang sudah diinstruksikan melakukan pengecekan minimal dengan teknologi rapid test ini. Lalu, seperti apakah rapid test efektif dan memadai dari segi keakuratannya. Bagaimana sistem kerja teknologi rapid test ini.

Sistem Kerja Teknologi Rapid Test
Rapid test merupakan metode atau cara skrining awal untuk mendeteksi atau memeriksa antibodi dalam tubuh yang diproduksi sebagai sesuatu yang dapat melawan virus corona. Artinya jika dalam tubuh seseorang terdapat antibodi yang dimaksud maka orang tersebut pernah dimasuki virus corona. Jadi bisa disimpulkan bahwa rapid test adalah pemeriksaan awal atau sekedar penyaring tapi bukan sebagai pendeteksi infeksi penyakit corona.

Cara dan sistem kerjanya adalah dengan melalui pemeriksaan sampel darah yang diteteskan pada alat rapid test tadi, dan bisa diketahui hasilnya dalam kurang lebih 15 menit. Teknologi Rapid test atau Rapid Diagnostic test (IRD) ini dirancang dengan platform teknologi imunokromatografi yang berbentuk strip, dimana cara mendeteksinya bisa sangat cepat.

Tapi, ternyata keakuratannya kurang memadai karena ada lagi teknologi yang melebihi rapid test dalam mendeteksi antibodi tersebut. Yaitu, alat yang menggunakan isolate RNA. Alat yang dibuat oleh Santo Purnama, seorang entrepreneur Indonesia ini, memiliki persentasi akueasi sebesar 92 persen dengan membutuhkan waktu hanya 10 hingga 15 menit.

Teknologi rapid test ini memiliki kelebihan pada enzim yang dihasilkan. Cara kerjanya ada beberapa tahap, yaitu seperti melakukan tes darah yaitu dengan menyuntikkan jarum pada jariuntuk mengambil sampel darah dan diletakkan pada kit yang tersedia. Setelah itu, aka nada tiga indikator pada strip yang masing-masing menunjukkan pada hasilnya.